KawalBersama News, Sidoarjo – Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Sidoarjo Jisam Awan menegaskan bahwa langkah paling mendesak saat ini ialah melakukan evakuasi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny. Ia menekankan bahwa penyelamatan nyawa manusia jauh lebih penting daripada memperdebatkan pihak mana yang harus bertanggung jawab atas peristiwa memilukan tersebut.
Ia menilai seluruh elemen masyarakat wajib bergerak cepat membantu proses penyelamatan. Tidak hanya tenaga, masyarakat juga perlu memberikan dukungan moral dan material kepada korban maupun keluarga yang terdampak.
Selamatkan Nyawa Lebih Utama daripada Perdebatan
Ketua Tidar Sidoarjo Jisam Awan menegaskan kembali bahwa keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Ia mendorong tim penyelamat agar melaksanakan evakuasi secara cepat, aman, dan terkoordinasi dengan baik. Menurutnya, evaluasi teknis atas peristiwa ini tentu akan dilakukan, tetapi bukan pada saat situasi darurat seperti sekarang.
“Yang utama hari ini adalah menyelamatkan nyawa. Kita harus memastikan evakuasi berjalan efektif. Soal evaluasi teknis, waktunya ada nanti, bukan sekarang,” ujar Ketua Tidar Sidoarjo dengan tegas.
Ingatkan Pentingnya Sinergi Pemerintah Daerah
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam polemik yang bisa memecah perhatian. Ketua Tidar mengajak masyarakat untuk mendukung kerja sama antara Bupati Sidoarjo dan Wakil Bupati Sidoarjo yang saat ini tengah berupaya bersama menangani dampak insiden tersebut. Menurutnya, sinergi kepemimpinan daerah sangat penting untuk mempercepat pemulihan pascakejadian.
Kader Tidar Turunkan Alat Berat
Sebagai wujud kepedulian nyata, salah satu kader Tidar Sidoarjo menurunkan alat berat ke lokasi kejadian. Kehadiran peralatan tersebut membantu mempercepat proses evakuasi korban dan meminimalisir potensi munculnya korban tambahan. Langkah ini memperlihatkan bahwa partisipasi langsung dari masyarakat mampu memberi dampak signifikan terhadap penanganan bencana.
Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Ketua Tidar Sidoarjo menekankan bahwa musibah seperti ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Ia mendorong peningkatan kesigapan masyarakat, koordinasi lintas lembaga, dan kepedulian sosial dalam menghadapi kondisi darurat. “Solidaritas masyarakat merupakan kunci utama untuk melewati situasi genting seperti sekarang,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah karena isu yang tidak produktif. Menurutnya, dukungan kepada pemerintah daerah serta sikap gotong royong harus terus dijaga agar proses penanganan berjalan maksimal.
Harapan Pemulihan Cepat
Peristiwa runtuhnya bangunan Ponpes Al-Khoziny tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana. Ketua Tidar berharap pemulihan pascakejadian dapat berjalan lebih cepat dengan semangat kebersamaan. Ia juga menegaskan bahwa korban serta keluarga mereka harus mendapat perhatian yang layak.
Tidar Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendukung langkah pemerintah maupun masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Dengan kolaborasi yang kuat, ia optimistis pemulihan bisa berjalan efektif dan memberikan harapan baru bagi para korban.












