, ,

Infrastruktur Digenjot, 134 Ruas Jalan di Bondowoso Masuk Program Perbaikan 2026

oleh -755 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Bondowoso — Upaya peningkatan kualitas infrastruktur terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan menetapkan ratusan titik jalan rusak sebagai prioritas perbaikan pada tahun 2026.

Melalui Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK), sebanyak 134 titik jalan tersebar di berbagai kecamatan masuk dalam daftar penanganan. Fokus utama diarahkan pada ruas dengan tingkat kerusakan berat yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat.

banner 336x280

Kepala Dinas BSBK, Ansori, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari pendataan kondisi jalan yang dilakukan sepanjang tahun sebelumnya.

“Penentuan prioritas ini berbasis data kerusakan. Jadi yang didahulukan memang titik-titik yang kondisinya paling mendesak untuk diperbaiki,” ujarnya.

Beberapa wilayah seperti Prajekan dan Pujer menjadi bagian penting dalam program ini. Selain itu, jalan utama di kawasan perkotaan seperti HOS Cokroaminoto dan MT Haryono juga tidak luput dari penanganan.

Secara total, panjang jalan yang akan diperbaiki mencapai sekitar 35 kilometer. Sejumlah ruas bahkan memiliki panjang penanganan lebih dari satu kilometer.

Namun, perbaikan tidak hanya berfokus pada permukaan jalan. Pemerintah juga menaruh perhatian pada sistem drainase yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur.

“Di beberapa titik kami lakukan penanganan terpadu, termasuk perbaikan drainase agar jalan lebih tahan lama,” jelas Ansori.

Dari keseluruhan titik tersebut, sebagian merupakan paket pekerjaan gabungan antara perbaikan jalan dan saluran air. Sementara lima titik lainnya difokuskan khusus untuk pembenahan drainase.

Untuk mendukung program ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran hampir Rp50 miliar dari APBD. Meski begitu, pelaksanaan tetap dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.

Pengerjaan saat ini sudah mulai berjalan dan ditargetkan rampung secara bertahap hingga pertengahan tahun 2026.Dengan adanya program ini, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah semakin baik dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

Di sisi lain, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.