Co-op GERNAS Meninjau Sumur Minyak Tua Di Tarakan, Potensi Besar Untuk Masyarakat Tarakan

oleh -576 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Tarakan – Sumur minyak tua di Tarakan, Kalimantan Utara, mulai dibidik untuk dikelola sebagai sumber ekonomi baru. Upaya ini dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Kota Tarakan, PT Pertamina, dan Gerakan Relawan Nasional (GERNAS) yang menjajaki peluang kerja sama strategis.

Ketua Co-op GERNAS, Gema Sasmita dalam kunjungan resmi di Tarakan, Kalimantan Utara, pekan ini, mengatakan bahwa pengelolaan sumur minyak tua seharusnya tidak hanya difokuskan pada produksi energi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat. “Tarakan adalah salah satu simpul energi bangsa. Jika dikelola dengan baik, sumur minyak tua bukan sekadar peninggalan sejarah, tapi motor baru ekonomi daerah. Saya ingin memastikan energi di sini tidak hanya mengalir ke kilang, tetapi juga mengalir ke dapur rakyat,” ujar Gema melalui keterangannya, dikutip Kamis (21/8/2025).

banner 336x280

PEP Tarakan Field, di bawah Subholding Upstream Regional 3 PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), saat ini mengelola sejumlah aset migas di Tarakan, Sangatta, Bunyu, hingga Sanga-Sanga. Menurut Gema, keberadaan sumur tua ini bisa menjadi titik awal penguatan peran masyarakat dalam ekonomi energi.

“Setiap investasi tanpa SDM dan teknologi hanya akan jadi mesin mati. Karena itu, GERNAS datang bukan hanya membawa gagasan, tapi juga komitmen investasi pada masyarakat Tarakan. Kami siapkan pelatihan, teknologi, dan ruang usaha agar masyarakat lokal menjadi pemain utama, bukan sekadar penonton,” kata Gema.

Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai kemitraan yang digagas dapat memperkuat visi kota energi yang modern dan berdaya saing. “Kami mengapresiasi langkah GERNAS yang ingin membangun kemitraan dengan pemkot, masyarakat, dan Pertamina. Ini sejalan dengan visi kami menjadikan Tarakan sebagai kota energi yang modern sekaligus berdaya saing. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Utara,” ujar Ibnu Saud.

Dalam pertemuan itu, Gema menyerahkan Plakat Sadewa kepada Wakil Wali Kota sebagai simbol komitmen kerja sama. Ia menegaskan bahwa arah pengelolaan energi kini harus melibatkan inovasi dan penciptaan nilai tambah. “Era energi ke depan bukan sekadar menggali minyak, tapi mengolah data, menguasai teknologi, dan menciptakan nilai tambah. Tarakan bisa menjadi laboratorium nasional bagi model pembangunan kolaboratif, terkhusus bagi upaya pengentasan kemiskinan berbasis energi,” jelasnya.

Usai pertemuan resmi, tim GERNAS melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik sumur minyak tua untuk meninjau potensi dan tantangan di lapangan. Langkah ini menjadi awal sinergi yang tidak hanya menyasar sektor energi, tetapi juga pembangunan SDM unggul serta pemanfaatan teknologi tepat guna, dengan tujuan menjadikan Tarakan sebagai pusat energi yang produktif, inovatif, dan berdaya saing nasional.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.