KawalBersama News, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah menteri dan wakil menteri baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9). Pergantian ini menjadi bagian dari reshuffle kabinet yang sudah dinantikan publik dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam pelantikan tersebut, terdapat beberapa nama penting yang menempati posisi strategis:
- Menko Polhukam kini dijabat oleh Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya dicopot pada reshuffle lalu.
- Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), setelah sebelumnya menjabat Menteri BUMN.
Selain dua posisi utama tersebut, Presiden juga melantik sejumlah wakil menteri baru untuk memperkuat kinerja kementerian dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.
Menariknya, posisi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sebelumnya dipegang Erick Thohir justru masih dibiarkan kosong. Hingga saat ini Presiden Prabowo belum mengumumkan siapa yang akan mengisi jabatan strategis tersebut.
Kekosongan kursi Menteri BUMN memunculkan berbagai spekulasi politik. Sejumlah nama tokoh ekonomi dan profesional disebut-sebut sebagai kandidat kuat, namun keputusan final tetap berada di tangan Presiden.
Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa reshuffle kabinet kali ini bertujuan memperkuat soliditas pemerintahan sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan.
“Kita membutuhkan menteri dan wakil menteri yang sigap, berani, dan berpihak kepada rakyat. Fokus kita adalah kerja nyata, bukan sekadar jabatan,” tegas Presiden Prabowo.














