KawalBersama News, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri parade militer peringatan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing, Jumat (29/8), atas undangan khusus Presiden Tiongkok Xi Jinping. Kehadiran Presiden RI mendapat sorotan internasional karena menempatkan Indonesia pada posisi penting di antara 26 pemimpin dunia yang hadir.
Awalnya, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri rangkaian acara sejak 31 Agustus 2025. Namun, ia memutuskan menunda keberangkatan dengan pertimbangan dinamika situasi di dalam negeri. Meski begitu, Prabowo memastikan tetap hadir dalam acara inti parade yang digelar hari ini.
Dalam parade megah tersebut, Indonesia mendapatkan kursi utama bersama Presiden Xi Jinping selaku tuan rumah. Hal ini dianggap sebagai bentuk penghormatan khusus Tiongkok terhadap hubungan strategis kedua negara.

Selain menghadiri parade, Presiden Prabowo juga menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping serta dialog khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan itu membahas:
- kelanjutan investasi ekonomi dan infrastruktur,
- penguatan kerja sama energi dan pertahanan,
- serta langkah strategis mempererat hubungan Indonesia–Tiongkok dan Indonesia–Rusia.

Usai mengikuti rangkaian acara, Presiden Prabowo langsung kembali ke Indonesia. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Presiden meninggalkan Tanah Air, menghadiri acara internasional, dan dijadwalkan tiba kembali di Jakarta pada malam hari.
















