Program Beras Subsidi SPHP Sidoarjo Dukung Stabilitas Pangan

oleh -576 Dilihat
operasi pasar beras SPHP Sidoarjo
Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan operasi pasar beras SPHP.
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menggelar operasi pasar beras SPHP mulai Rabu, 17 September 2025. Setiap desa dan kelurahan akan mendapatkan jatah penjualan sebanyak 3 ton beras. Harga beras SPHP kemasan 5 kilogram dipatok hanya Rp55 ribu setelah mendapat subsidi dari pemerintah daerah.

Kegiatan ini dijalankan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo dengan pola berkeliling ke 24 desa atau kelurahan setiap hari. Sebanyak 600 sak beras dibawa dan dijual langsung di balai desa atau balai kelurahan.

banner 336x280

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, meminta dukungan penuh dari camat, kepala desa, dan perangkat kelurahan agar operasi pasar berjalan lancar. Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dicanangkan pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo. Subandi menegaskan, ASN dan pegawai BUMD diwajibkan membeli beras SPHP dengan harga Rp60 ribu per sak sebagai bentuk partisipasi.

“Kalau distribusi ini berjalan tuntas, saya yakin masyarakat Sidoarjo tidak akan kesulitan beras,” tegas Subandi dalam rapat virtual bersama camat dan kades yang digelar di CoC Sidoarjo, Selasa (16/9).

Pemkab Sidoarjo menargetkan 6.750 ton beras SPHP dapat tersalurkan. Hingga kini baru 1.592 ton yang terealisasi, sehingga masih ada 5.158 ton yang siap disalurkan. Pemkab juga menggandeng Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816 untuk mempercepat distribusi.

Kepala Disperindag Sidoarjo, Widiyantoro Basuki, menyebut operasi pasar ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah. Ia mengimbau perangkat desa menyiapkan lokasi penjualan di balai desa serta membantu sosialisasi jadwal penjualan kepada masyarakat.

Penjualan akan berlangsung mulai 17 hingga 22 September 2025, termasuk akhir pekan. Setiap hari, tim Disperindag akan hadir di 24 titik mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Widiyantoro berharap pemerintah desa dan kecamatan turut mendampingi agar distribusi berjalan tertib.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.