, ,

Meriah! HIMA PGMI IAI At-Taqwa & Ponpes Al-Falah Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan Lomba Religius dan Sholawat

oleh -369 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Bondowoso – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H berlangsung khidmat dan meriah di Pondok Pesantren Al-Falah Kajar, Minggu (28/9/2025). Acara ini digelar atas kerja sama Himpunan Mahasiswa PGMI IAI At-Taqwa Bondowoso dengan pihak pesantren dan dihadiri ratusan jamaah dari kalangan mahasiswa, santri, masyarakat muslimin maupun muslimat.

Peringatan Maulid Nabi kali ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi untuk Generasi Berprestasi.” Tidak hanya sebagai tradisi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah sekaligus mengasah bakat religius santri sejak awal rangkaian acara.

banner 336x280

Halimatus Sa’diyah, Ketua Umum HIMA PGMI, menjelaskan bahwa kegiatan telah dimulai sejak Jumat melalui beragam lomba bernuansa religius. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh santri Pondok Pesantren Al-Falah. “Acara ini bukan hanya peringatan biasa, melainkan juga bentuk apresiasi melalui sayembara lomba religius yang melibatkan santri sejak Jumat lalu,” jelasnya.

Ia menambahkan, puncak acara menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus bentuk rasa syukur mahasiswa atas hadirnya bulan Maulid. “Kegiatan ini juga bentuk reaksi, apresiasi dari momentum Nabi Muhammad SAW pada tahun 1447 Hijriah ini,” tambahnya.

Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Alfandy Dzulqornain, mahasiswa IAI At-Taqwa Bondowoso sekaligus alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo. Suaranya yang merdu menambah kekhusyukan jamaah dan membuka acara dengan penuh keberkahan.

Turut hadir Kiai Syukron Kholidi selaku pengasuh PP Al-Falah, Lora Hunayah sebagai Ketua Lembaga Al-Falah, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menambah semarak suasana meski Rektor IAI At-Taqwa, Dr. Suheri, dan Kaprodi PGMI, Ikrom, berhalangan hadir karena agenda lain.

Dalam tausiyahnya, Gus Hasan Djazuli menyampaikan pesan mendalam mengenai keistimewaan Rasulullah SAW. Ia mengutip dawuh Imam Busyiri dalam Qasidah Burdah. “Gusti Kanjeng Nabi Muhammad itu manusia yang sempurna fisiknya, artinya beliau tampan. Nabi Yusuf itu tampan dengan separuh ketampanan yang diberikan Allah, sedangkan Muhammad SAW seutuhnya tampan secara fisik,” paparnya.

Menurut Gus Hasan, ketampanan Rasulullah tidak hanya pada rupa, melainkan juga pada akhlaknya yang sempurna. Pancaran kemuliaan itu menjadi teladan utama bagi generasi muda agar senantiasa menjunjung tinggi nilai moral, kejujuran, dan kebaikan.

Lantunan sholawat dari para hadirin menggema sepanjang acara. Jamaah yang hadir, mulai dari mahasiswa, santri, hingga masyarakat umum, larut dalam suasana religius penuh cinta kepada Rasulullah SAW.

Sebagai bentuk penghargaan, mahasiswa PGMI IAI At-Taqwa menyerahkan kenang-kenangan simbolis berupa bingkai kaligrafi. Penyerahan dilakukan oleh Bagus, perwakilan mahasiswa, kepada pihak pesantren Al-Falah sebagai wujud ukhuwah dan penghormatan.

Kegiatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi agenda spiritual, tetapi juga memperkuat silaturahmi antara pesantren dan kampus. Nilai kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa, mencerminkan semangat gotong royong di kalangan mahasiswa dan santri.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.