Hari ke-6 Evakuasi Ponpes Al-Khoziny: Tim SAR Temukan 12 Korban Meninggal Dunia

oleh -257 Dilihat
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Sabtu malam.
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo, —Tim SAR Gabungan terus melanjutkan operasi evakuasi korban runtuhnya Musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Memasuki hari keenam, upaya pencarian dilakukan tanpa henti selama 24 jam di empat sektor utama, yakni A1, A2, A3, dan A4. Meski medan sulit dan risiko tinggi, petugas tetap menunjukkan semangat penuh dedikasi untuk menemukan seluruh korban.

Penemuan Korban Pagi hingga Sore Hari

Sejak Sabtu pagi, petugas bergerak cepat di sektor-sektor prioritas. Pada pukul 07.30 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban pertama di sektor A2 dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, pukul 14.15 WIB, korban kedua ditemukan di titik yang sama, juga sudah tidak bernyawa.
Petugas kemudian mengevakuasi korban ketiga pada 16.15 WIB, masih di sektor A2, disusul korban keempat pada 17.35 WIB di sektor A4.
Seluruh proses berlangsung hati-hati karena korban tertimbun material bangunan yang padat dan berat.

banner 336x280

Evakuasi Malam Hari: Penemuan Beruntun

Menjelang malam, upaya pencarian justru semakin intens. Tim berhasil menemukan korban kelima pada pukul 21.15 WIB di sektor A1. Hanya berselang 45 menit, pada 22.00 WIB, korban keenam kembali ditemukan di sektor A3.
Dalam kurun waktu kurang dari satu jam, petugas kembali menemukan enam korban tambahan di sektor yang sama.
Rinciannya, pukul 22.46 WIB ditemukan korban ketujuh, disusul korban kedelapan pada 22.57 WIB, korban kesembilan pukul 22.59 WIB, korban kesepuluh pada 23.01 WIB, korban kesebelas pukul 23.29 WIB, dan korban kedua belas ditemukan pada 23.45 WIB.

Dengan penemuan beruntun tersebut, hingga Minggu dini hari (5 Oktober 2025) pukul 00.24 WIB, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi mencapai 12 orang.

Total Korban Capai 130 Orang

Hingga Sabtu malam, total korban dari insiden runtuhnya bangunan Ponpes Al-Khoziny telah mencapai 130 orang. Dari jumlah itu, 104 orang dinyatakan selamat, sementara 26 orang meninggal dunia, termasuk 21 korban yang belum teridentifikasi.
Seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur.

Tantangan dan Keterangan Resmi Basarnas

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa proses evakuasi memerlukan ketelitian tinggi.

“Tim harus mengangkat puing dan memotong rangka besi sebelum bisa mengevakuasi korban dari timbunan,” jelas Nanang.

Petugas mengoperasikan alat berat dan peralatan ekstrikasi modern. Namun, mereka kerap menghentikan sementara alat berat untuk memberi ruang pada tim manual yang bekerja langsung di bawah reruntuhan demi keselamatan bersama.

Kekuatan Personel dan Koordinasi di Lapangan

Operasi hari keenam ini melibatkan ratusan personel lintas instansi, termasuk Kantor SAR Surabaya, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, BSG, dan PMI, serta unsur relawan seperti Banser, MDMC, LPBI NU, Damkar, DMC, Resita, dan Hujung Galuh Rescue.
Koordinasi antarinstansi terpusat di Posko Tanggap Darurat Ponpes Al-Khoziny, yang terus memantau sektor prioritas tempat korban diduga masih tertimbun.

Evakuasi Masih Berlangsung

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih bekerja siang dan malam, dibantu alat berat untuk mempercepat pembersihan puing dan memperluas area pencarian.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.