Wisuda XXXIV Universitas Ibrahimy: 1.075 Sarjana Dikukuhkan, Momentum Sejarah dan Hadiah Umrah

oleh -166 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Situbondo — Universitas Ibrahimy kembali mengukir sejarah melalui penyelenggaraan Wisuda Sarjana XXXIV tahun 2025 yang digelar di Aula Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Selasa (16/9/2025). Sebanyak 1.075 mahasiswa dari program diploma, sarjana, dan magister resmi dikukuhkan dalam prosesi penuh khidmat.

Prosesi wisuda dihadiri langsung oleh Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ach. Azaim Ibrahimy. Dalam sambutannya, Kiai Azaim menekankan makna filosofis dari pemindahan kuncir toga, yang bukan sekadar simbol akademik, melainkan tradisi sarat makna.

banner 336x280

“Pemindahan toga menandai perubahan status mahasiswa yang telah menuntaskan pendidikan menuju fase kehidupan baru. Ini bukan hanya perayaan akademik, tapi juga peneguhan tanggung jawab moral,” tegasnya.

Momen wisuda tahun ini semakin berkesan dengan pemberian hadiah umrah dari pengasuh pesantren kepada dua mahasiswa dan satu dosen berprestasi. Mereka adalah M. Yoeki Hendra, juara nasional lomba syair bahasa Arab; Yuni Ayunda, wisudawan dengan IPK tertinggi 3,95 sekaligus juara debat MQK Jawa Timur; serta Bdn. Neni Yuli Susanti, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan.

Apresiasi terhadap wisudawan berprestasi juga ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) wisudawan terbaik dan berprestasi non-akademik oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Minhaji, M.Pd. Pengumuman tersebut disambut antusias oleh para hadirin sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mahasiswa.

Rektor Universitas Ibrahimy, KH. Ach. Fadhail, SH., MH., dalam pidatonya menegaskan komitmen kampus dalam membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial. Ia menyebut jumlah penerima beasiswa terus meningkat, dari 633 mahasiswa pada 2022 menjadi 861 mahasiswa pada 2023.

“Ini adalah ikhtiar nyata Universitas Ibrahimy untuk memastikan akses pendidikan tetap terbuka, baik melalui beasiswa internal maupun dukungan eksternal,” ujar Fadhail.

Selain dukungan finansial, kampus juga memperkuat literasi akademik. Perpustakaan Universitas Ibrahimy kini memiliki 15.313 judul buku dengan 25.819 eksemplar, menjadi bekal penting agar mahasiswa memiliki akses literatur keilmuan yang memadai.

Dari aspek penelitian, Fadhail menyebut dalam tiga tahun terakhir tercatat 1.391 penelitian yang melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 1.350 penelitian didanai langsung oleh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo melalui pos anggaran universitas. “Ini bukti nyata dukungan penuh pesantren dalam mengembangkan riset,” tegasnya.

Lebih jauh, Rektor menegaskan wisuda bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum refleksi. Era 5.0, katanya, menuntut lulusan agar kreatif, adaptif, dan mampu mengubah teknologi menjadi peluang. “Wisuda bukan akhir, tapi awal langkah besar berikutnya. Sarjana Ibrahimy harus hadir sebagai solusi di tengah tantangan zaman,” ujarnya.

Universitas Ibrahimy meneguhkan misinya mencetak khoiru ummah – lulusan terbaik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tapi juga memiliki pondasi agama yang kuat. Sebagai mahasiswa sekaligus santri, para lulusan diharapkan mampu memberi jawaban atas realitas sosial dengan berpijak pada nilai-nilai pesantren.

Acara wisuda ditutup dengan doa syukur, menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian lulusan Universitas Ibrahimy di tengah masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.