Upacara Hari Santri 2025 di Sidoarjo, Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Peran Santri di Era Global

oleh -204 Dilihat
Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan.
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, pada Rabu pagi (22/10/2025).
Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Ketua DPRD Sidoarjo Pimpin Upacara dan Sampaikan Amanat Menteri Agama

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, memimpin jalannya upacara sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Abdillah Nasih menyampaikan bahwa masyarakat selalu merayakan Hari Santri dengan penuh cinta dan kebanggaan. Namun, ia juga mengungkapkan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran, yang menyebabkan 67 santri wafat.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, dan keluarga yang ditinggalkan memperoleh ketabahan serta kekuatan iman,” ucapnya dengan haru.

Pemerintah Tanggap Bantu Pesantren Al-Khoziny Buduran

Abdillah Nasih menegaskan bahwa Kementerian Agama langsung turun ke lokasi kejadian untuk meninjau kondisi, menyalurkan bantuan, dan memastikan proses pemulihan berjalan baik.

Ia menambahkan, langkah cepat tersebut membuktikan bahwa negara hadir dan peduli terhadap pesantren dan para santri.

“Kita berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang,” tegasnya.

Satu Dekade Hari Santri Nasional: Santri Kian Berperan untuk Negeri

Abdillah Nasih menyampaikan bahwa tahun 2025 menandai satu dekade peringatan Hari Santri Nasional sejak pertama kali ditetapkan pemerintah pada 2015.
Ia menilai bahwa pesantren dan santri semakin memperkuat peran pentingnya dalam berbagai bidang kehidupan.

“Sejak masa pra-kemerdekaan, pesantren telah menjadi pusat pendidikan di Nusantara. Di sana para santri menimba ilmu dan membangun kekuatan spiritual serta moral. Dari pesantren lahir tokoh bangsa, pejabat publik, pengusaha, ilmuwan, hingga pemikir dunia,” jelasnya.

Ia mengajak para santri agar hadir sebagai pelaku sejarah baru dan membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Negara Akui dan Perkuat Eksistensi Pesantren

Abdillah Nasih menyebut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren sebagai wujud nyata pengakuan negara terhadap lembaga pesantren.
Ia juga menyoroti kebijakan pemerintah yang memperkuat eksistensi pesantren, salah satunya melalui Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang mengatur Dana Abadi Pesantren.

Program Nyata: Cek Kesehatan dan Makan Bergizi Gratis untuk Santri

Pemerintah, lanjut Abdillah, meluncurkan berbagai program nyata bagi para santri, di antaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyebut kedua program tersebut sebagai tonggak sejarah baru dunia pesantren.

“Program ini sangat bersejarah karena untuk pertama kalinya santri memperoleh layanan kesehatan dan asupan bergizi secara gratis. Makan bergizi adalah investasi masa depan bangsa. Dengan asupan yang baik, santri akan tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya pikir optimal,” paparnya.

Ucapan Terima Kasih untuk Presiden Prabowo Subianto

Di akhir sambutannya, Abdillah Nasih mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas berbagai kebijakan dan program yang berpihak pada pesantren dan santri.

“Pada momen yang bahagia ini, kita patut berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan kebijakan beliau yang sangat berdampak positif bagi pesantren dan santri,” tutupnya.

Forkopimda dan Santri Ramaikan Upacara di MPP Sidoarjo

Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Sidoarjo diikuti oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo.
Suasana penuh khidmat dan haru menjadi penanda kuatnya sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam membangun peradaban bangsa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.