Tragedi di Yahukimo: Guru Perempuan Tewas Dibunuh KKB Saat Tanam Pohon Bersama Murid

oleh -231 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Jayapura, 11 Oktober 2025 — Aksi keji kembali dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Seorang guru perempuan bernama Melani Wamea (31) menjadi korban pembunuhan saat sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran luar kelas bersama murid-muridnya di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (11/10/2025), ketika korban bersama tiga rekan guru dan sejumlah murid menuju lokasi penanaman pohon yang berjarak sekitar 30 menit berjalan kaki dari sekolah. Berdasarkan keterangan saksi, sesampainya di lokasi, salah satu murid melihat dua orang tak dikenal membawa parang dan busur panah di bawah bukit.

banner 336x280

Tak lama kemudian, terdengar jeritan minta tolong dari arah bawah bukit. Saat saksi tiba di lokasi, korban Melani Wamea ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka tusukan di tubuhnya. Rekan-rekannya segera berupaya memberikan pertolongan pertama dan mencari bantuan agar korban dapat dievakuasi.

Sekitar pukul 14.30 WIT, korban bersama saksi berhasil dievakuasi menggunakan pesawat MAF dari Distrik Holuwon menuju Wamena. Dari sana, korban diterbangkan ke Jayapura dan tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 16.20 WIT. Namun, nyawa Melani Wamea tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.

Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tenaga pendidik yang dikenal berdedikasi tersebut.

“Kami sangat berduka atas gugurnya salah satu tenaga pendidik yang mengabdi di pedalaman Yahukimo. Perbuatan keji ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki dan mengejar kelompok pelaku,” tegasnya.

Korban diketahui merupakan guru di Sekolah Jhon D. Wilson Holuwon Yahukimo, yang tengah mendampingi murid dalam kegiatan penanaman pohon di area perbukitan sekitar sekolah. Tiga guru lain yang turut serta dalam kegiatan tersebut berhasil selamat, namun kini mengalami trauma mendalam akibat serangan brutal tersebut.

Kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku yang diduga merupakan anggota KKB wilayah Yahukimo. Aparat juga meningkatkan pengamanan di sekitar sekolah dan permukiman warga guna mencegah serangan susulan.

Peristiwa tragis ini menambah panjang daftar kekerasan bersenjata yang menimpa tenaga pendidik dan warga sipil di wilayah pegunungan Papua, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam upaya mencerdaskan generasi muda di daerah konflik.(Isnur)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.