KawalBersama News, Jeddah – Harapan Indonesia untuk tampil di ajang Piala Dunia 2026 resmi pupus setelah menelan kekalahan tipis dari Irak dengan skor 0–1 di Jeddah. Hasil tersebut membuat posisi Indonesia di klasemen akhir grup tidak lagi memungkinkan untuk melaju ke babak berikutnya, meski sempat menunjukkan performa yang menjanjikan di beberapa laga sebelumnya.
Pelatih kepala Patrick Kluivert mengakui kegagalan ini sangat berat bagi tim dan seluruh pendukung sepak bola Indonesia. Ia menyebut para pemain sudah berjuang maksimal, namun keberuntungan belum berpihak. Kluivert menegaskan, proses pembentukan tim nasional ini masih terus berjalan dan pengalaman di kualifikasi kali ini akan menjadi pelajaran penting untuk masa depan.
Di sisi lain, dukungan dan simpati mengalir deras dari masyarakat serta pemerintah. Pihak Istana menilai perjuangan Garuda sudah luar biasa dan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan sepak bola nasional. Sementara itu, PSSI menyampaikan permintaan maaf kepada publik serta berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk peningkatan pembinaan pemain muda dan kualitas kompetisi domestik.
Meski gagal mencapai impian besar berlaga di Piala Dunia, semangat timnas Indonesia tetap diapresiasi. Para pemain disebut telah memperlihatkan perkembangan signifikan dalam hal permainan, mental bertanding, serta kedisiplinan. Banyak pihak menilai bahwa kegagalan kali ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pencapaian yang lebih besar.











