KawalBersama News, Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) A. M. Hendropriyono membuat pernyataan yang menarik perhatian publik. Ia mengklaim bahwa kericuhan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia didalangi oleh pihak asing. Menurutnya, pihak asing ini memanfaatkan orang-orang di dalam negeri sebagai “kaki tangan” tanpa disadari.
Dalam pernyataannya, Hendropriyono menyebut bahwa dalang dari luar negeri itu sedang berupaya mengacaukan situasi di Indonesia. Ia meyakini bahwa orang-orang yang terlibat di dalam negeri tidak mengetahui jika mereka sedang diperalat. Sang Profesor Intelijen tersebut menambahkan bahwa tujuan mereka adalah untuk menjajah Indonesia dengan cara yang berbeda, bukan lagi melalui peluru dan bom, melainkan dengan menciptakan kekacauan politik. Ia juga mengisyaratkan bahwa identitas dalang tersebut akan diungkap pada waktunya.
Pernyataan ini mencuat di tengah isu bahwa pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sedang gencar membongkar kasus-kasus korupsi besar. Presiden Prabowo sendiri telah berulang kali menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu dan mengaku tidak gentar menghadapi ancaman atau intimidasi.
Klaim adanya campur tangan asing dalam urusan domestik, apalagi terkait dengan isu sensitif seperti demonstrasi dan korupsi, merupakan hal yang serius. Pernyataan ini membuka spekulasi dan perdebatan, serta menekankan perlunya transparansi dan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi.(Isnur)














