KawalBersama News, Surabaya, 28 Agustus 2025 – Ribuan buruh dari berbagai kota industri di Jawa Timur hari ini menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya. Aksi yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB ini merupakan bagian dari gerakan serentak nasional yang menyuarakan berbagai tuntutan krusial terkait kesejahteraan pekerja.
Dalam aksinya, para buruh yang tergabung dalam KSPI membawa enam tuntutan utama yang menjadi fokus perjuangan mereka. Tuntutan-tuntutan ini mencakup isu-isu nasional dan lokal yang mendesak:
Tuntutan Nasional:
1.Penghapusan Outsourcing: Buruh menuntut diakhirinya sistem kerja outsourcing yang dianggap merugikan pekerja.
2.Kenaikan Upah Minimum: Kenaikan upah minimum nasional sebesar 8,5% hingga 10,5% pada tahun 2026, berdasarkan formula resmi yang diamanatkan oleh Putusan Mahkamah Konstitusi No.168/2024.
3.Pembentukan Satgas PHK: Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan PHK untuk melindungi pekerja dari pemutusan hubungan kerja sepihak, termasuk upaya penyelamatan perusahaan yang terancam bangkrut.
4.Reformasi Pajak Perburuhan: Reformasi sistem pajak perburuhan yang dianggap memberatkan pekerja.
5.Revisi RUU Ketenagakerjaan: Mendesak revisi Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law, yang dinilai merugikan hak-hak buruh.
6.Pengesahan RUU Perampasan Aset: Mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.
Tuntutan Lokal:
Selain tuntutan nasional, buruh juga menyuarakan tuntutan lokal yang spesifik untuk Jawa Timur:
1.Realisasi Komitmen 1 Mei 2025: Menagih realisasi komitmen yang telah disepakati pada 1 Mei 2025, dimulai dari Perda Jaminan Pesangon.
2.Sanksi Pengusaha Nakal: Pemberian sanksi tegas bagi pengusaha yang melanggar hak-hak buruh.
3.Kuota PPDB Afirmasi: Penambahan kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) afirmasi bagi anak buruh.
4.Gus Dur Pahlawan Nasional: Mengusulkan penetapan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional.
Aksi demonstrasi ini diwarnai dengan orasi-orasi yang berapi-api dan aksi teatrikal sebagai bentuk protes dan kritik terhadap pemerintah. Ribuan buruh melakukan long march dari CITO Mall menuju Kantor Gubernur Jatim, menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di Surabaya mengalami kepadatan. Aksi ini diperkirakan akan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB.(Isnur)














