KawalBersama News, Bondowoso — Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grujugan Kidul Yayasan Al-Hidayah menggelar kegiatan khotmil Qur’an yang dirangkai dengan tahlil dan pembacaan sholawat nariyah pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas relawan dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Grujugan Kidul.
Agenda yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG yang selama ini berjalan di sejumlah titik sasaran penerima manfaat.
Para relawan yang terlibat dalam program tersebut melakukan refleksi bersama terkait pelaksanaan program di lapangan, mulai dari distribusi makanan bergizi hingga koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat.
Kepala SPPG Grujugan Kidul Yayasan Al-Hidayah, M. Alfin Bardani, mengatakan bahwa kegiatan spiritual tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan relawan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Ini merupakan kegiatan khotimil Qur’an di bulan suci Ramadan sekaligus tahlil dan sholawat nariyah. Untuk mengharap barokah,” ujar Alfin Bardani.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bersifat keagamaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kekuatan emosional dan kebersamaan antarrelawan.
“Dengan tujuan yang tadi itu mengharap barokah membangun chemistry, emosional sosial dan juga emosional secara intelektual,” tambahnya.
Menurut Alfin, solidaritas relawan menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui kegiatan rutin ini, para relawan juga dapat melakukan evaluasi secara berkala terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan program di lapangan.
Diskusi internal relawan turut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan program MBG, termasuk efektivitas distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat di wilayah Grujugan Kidul.
Kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat koordinasi antarrelawan agar program MBG dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau sasaran secara tepat.
Selain itu, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat nilai pengabdian dan keikhlasan relawan dalam menjalankan tugas sosial kepada masyarakat.
Para relawan berharap kegiatan spiritual yang dirangkai dengan evaluasi program ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan program MBG sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Grujugan Kidul.














