Pramuka Bukan Sekedar Ekskul, Bupati Bondowoso: Sarana Perkuat Karakter Bangsa

oleh -457 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Bondowoso— Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam memperkuat karakter dan mental generasi muda di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Menurut Abdul Hamid, Pramuka merupakan wadah strategis dalam membentuk pribadi tangguh sekaligus membuka peluang luas di kancah internasional.

banner 336x280

“Kita berharap Pramuka dapat berperan dalam memperkuat karakter dan mental generasi muda. Saya meyakini, Pramuka adalah sarana yang tepat. Sebab, organisasi ini memiliki jejaring internasional dengan prospek luas, apabila dikelola dengan baik,” ujar Abdul Hamid.

Ia menekankan bahwa kegiatan Pramuka tidak hanya sebatas latihan baris-berbaris atau perkemahan. Lebih dari itu, ada nilai kepemimpinan, solidaritas, hingga keterampilan hidup yang bisa menjadi bekal penting generasi mendatang.

Sejalan dengan itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bondowoso, Haeriyah, menilai keberadaan Pramuka sudah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.“Pramuka adalah wadah pembentukan karakter anak bangsa.

Harapannya, Pramuka dapat mewarnai dunia pendidikan, memberikan teladan, serta menjadi contoh di tengah masyarakat,” kata Haeriyah.Ia mencontohkan kegiatan bakti sosial yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur berupa pembangunan rumah tidak layak huni. Menariknya, biaya pembangunan ditanggung Kwarda, sementara pelaksanaannya dilakukan langsung oleh para anggota Pramuka.

“Ini bukti bahwa Pramuka bukan hanya organisasi seremonial, tetapi juga memiliki peran konkret dalam membangun masyarakat,” tambahnya.

Haeriyah menegaskan, Pramuka adalah organisasi yang terbuka bagi semua kalangan. Siapa pun yang ingin berkontribusi dapat bergabung tanpa batasan.

Selain itu, mereka yang mendapat penghargaan berupa lencana biasanya adalah sosok-sosok yang telah lama mengabdi dan menunjukkan dedikasi tinggi bagi organisasi ini.

Kini, peran Pramuka semakin menguat setelah pemerintah menetapkannya sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).

“Dengan kebijakan ini, setiap siswa memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi melalui Pramuka,” pungkas Haeriyah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.