KawalBersama News, Bondowoso – Suasana meriah menyelimuti pusat Kota Bondowoso pada Rabu (27/8/2025), saat ribuan anak-anak Taman Kanak-Kanak mengikuti Pawai Budaya Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Bondowoso. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, pawai budaya menghadirkan semangat kebangsaan yang terpancar dari barisan peserta. Anak-anak mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, lengkap dengan atraksi seni yang memukau masyarakat.
Rute pawai dimulai dari Monumen Gerbong Maut, lalu melewati Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan PB Sudirman, kawasan Pasar Induk, Jalan RE Martadinata, hingga kembali finish di Monumen Gerbong Maut. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias memberikan dukungan, sorak sorai, dan tepuk tangan kepada peserta yang melintas.
Tak kurang dari 41 lembaga Taman Kanak-Kanak se-Kecamatan Bondowoso turut serta dalam arak-arakan tersebut. Panitia mencatat, jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 siswa, didampingi orang tua, serta lebih dari 250 guru dan tenaga kependidikan.
Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Bondowoso, M Zainul Arifin, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai kebangsaan sejak dini. “Saya selaku Korwilcam Bidang Pendidikan sangat mendukung pawai budaya ini, karena dapat menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan budaya bangsa sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, pawai budaya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pembelajaran karakter. Anak-anak dikenalkan pada keragaman adat, tarian, dan tradisi daerah, sehingga tumbuh dengan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak cukup hanya di dalam kelas. Momentum seperti pawai budaya memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, mandiri, dan bertanggung jawab melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Dewi Rahayu. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan betapa indahnya keragaman budaya Indonesia. “Pawai budaya adalah sarana pembelajaran penting agar generasi muda mengenal kekayaan warisan budaya bangsa,” katanya.
Dewi Rahayu juga menyampaikan terima kasih kepada guru dan orang tua yang penuh kesabaran membimbing anak-anak. “Semoga momentum ini menjadi pengingat pentingnya menanamkan nilai luhur budaya bangsa kepada generasi penerus,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat tampak semakin tinggi ketika anak-anak menampilkan atraksi seni dan budaya di beberapa titik jalan. Mulai dari tarian daerah, lagu tradisional, hingga pertunjukan mini drama bernuansa perjuangan, berhasil mencuri perhatian penonton.
Bagi warga Bondowoso, kegiatan ini tidak hanya sekadar peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan lintas generasi. Anak-anak, guru, dan orang tua berbaur dalam semangat nasionalisme yang hangat.
Pawai budaya IGTKI Kecamatan Bondowoso akhirnya ditutup dengan penampilan kolosal seni nusantara oleh perwakilan TK peserta. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa semangat persatuan dan kebhinekaan akan terus tumbuh, seiring upaya melestarikan warisan budaya bangsa.












