, ,

Kolaborasi UKM Kesenian IAI At-Taqwa dan Musholla Rohmatul Ummah, Ribuan Jamaah Hadiri Puncak Maulid Nabi

oleh -466 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Bondowoso– Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bondowoso berlangsung semarak dan penuh kekhidmatan. Puncak acara yang digelar Minggu (21/9/2025) malam di halaman Musholla Rohmatul Ummah, menarik ribuan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat.

Acara bertajuk Ngaji dan Bersholawat ini menghadirkan masyayikh Majelis Sholawat Syabab. Lantunan sholawat bergema hingga larut malam, menciptakan suasana religius yang menyatukan mahasiswa, santri, dan warga sekitar.

banner 336x280

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara UKM Kesenian dan Kearifan Lokal IAI At-Taqwa Bondowoso dengan Musholla Rohmatul Ummah. Panitia menyebut kerja sama ini menjadi kunci sukses rangkaian peringatan Maulid yang digelar sejak 18 September 2025.

Selama empat hari, masyarakat disuguhi berbagai kegiatan, mulai dari lomba mewarnai kaligrafi, perlombaan tradisional, hingga kirab santri. Semua kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Islam sekaligus mempererat ukhuwah.

Kirab santri pada 20 September menjadi salah satu acara paling mencuri perhatian sebelum malam puncak. Ratusan santri berjalan berbaris membawa bendera Islami sambil bersholawat, mendapat sambutan hangat dari warga sepanjang jalur.

Malam puncak pada 21 September menjadi magnet terbesar. Jamaah mulai memadati lokasi sejak sore. Panitia menyiapkan panggung terbuka dan sistem pengeras suara agar seluruh jamaah bisa mengikuti sholawatan dengan khidmat.

Ketua UKM Kesenian dan Kearifan Lokal, Iqomul Haqqi, mengatakan kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa bisa menjadi penggerak kegiatan sosial-keagamaan. “Sebagai mahasiswa PIAUD Fakultas Tarbiyah, saya melihat acara ini adalah proses belajar nyata. Mahasiswa bisa melayani masyarakat sekaligus menjaga tradisi Islami,” ujarnya.

Menurut Iqomul, antusiasme jamaah yang hadir menunjukkan bahwa perayaan Maulid Nabi masih menjadi tradisi yang melekat di Bondowoso. “Kami bangga karena masyarakat menyambut acara ini dengan penuh semangat,” tambahnya.

Pembina UKM Kesenian dan Kearifan Lokal, Kurnia Astutik, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat tradisi, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa. “Perayaan Maulid Nabi memberi ruang mahasiswa untuk berkreasi, berorganisasi, sekaligus berkhidmat kepada masyarakat,” kata Kurniah.

Ia menilai, kombinasi nilai religius dan kreativitas mahasiswa menghasilkan perayaan yang meriah namun tetap khidmat. “Ini membuktikan mahasiswa tidak hanya sibuk di kelas, tapi juga mampu hadir di tengah masyarakat dengan cara yang bermakna,” ujarnya.

Panitia menyebut jumlah jamaah melampaui perkiraan. Mereka menilai antusiasme besar ini lahir karena masyarakat melihat acara sebagai wadah syiar Islam yang ramah dan inklusif. “Kami berharap tradisi ini terus berlanjut,” kata salah satu koordinator.

Dengan doa bersama, para masyayikh Majelis Sholawat Syabab menutup seluruh rangkaian kegiatan. Jamaah pun pulang dengan membawa kesan mendalam dari perayaan yang meriah sekaligus religius.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.