Kerukunan umat di Sidoarjo semakin kuat lewat Kirab Budaya Teng Swie Bio Krian yang dihadiri Bupati Sidoarjo H. Subandi dan tokoh lintas agama

oleh -558 Dilihat
Bupati Sidoarjo H. Subandi menghadiri Kirab Ritual dan Budaya di Kelenteng Teng Swie Bio Krian untuk memperkuat kerukunan umat.
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmen menjaga keberagaman. Hal tersebut terlihat ketika Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn menghadiri Kirab Ritual dan Budaya di Kelenteng Teng Swie Bio, Kecamatan Krian, Minggu (2/11/2025). Acara budaya masyarakat Tionghoa itu menguatkan simbol kerukunan umat di Sidoarjo yang hingga kini terpelihara dengan baik melalui kebersamaan seluruh elemen daerah.

Lintas Elemen Hadir Menguatkan Toleransi

Bupati Subandi hadir bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), GP Ansor PAC Krian, dan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Fraksi Golkar, H. Nizar. Semua pihak tersebut memperkuat peran masing-masing dalam mendukung keragaman budaya dan keyakinan. Kolaborasi lintas organisasi masyarakat itu menguatkan pesan bahwa keberagaman menjadi kekuatan utama Bumi Jenggolo dalam membangun daerah.

banner 336x280

Pawai Budaya Meriahkan Kegiatan

Acara kirab tersebut menghadirkan berbagai penampilan menarik yang mengangkat tradisi Tionghoa. Masyarakat menikmati atraksi barongsai, musik tradisional, dan berbagai pawai budaya yang memeriahkan suasana. Warga Krian memadati area kelenteng untuk merayakan keberagaman sekaligus mendukung pelestarian budaya leluhur.

Kirab budaya di Kelenteng Teng Swie Bio menegaskan peran budaya sebagai identitas Sidoarjo. Pemerintah daerah secara aktif mendorong kegiatan budaya agar tetap hidup sebagai warisan tak ternilai bagi generasi mendatang.

Bupati Subandi Buka Acara Secara Resmi

Bupati Subandi memukul gong tiga kali sebagai tanda dimulainya kirab. Aksi simbolis tersebut menyalakan semangat kebersamaan dan menjadikan suasana pembukaan semakin meriah. Masyarakat menyambut penuh antusias karena momentum ini jarang terlaksana dalam skala besar di wilayah Krian.

Pesan Penting untuk Generasi Muda

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan rasa bangga kepada pengurus kelenteng, panitia, serta masyarakat yang melestarikan warisan budaya secara konsisten. Ia menegaskan bahwa Sidoarjo menjadi rumah bersama bagi seluruh suku, agama, dan budaya yang hidup rukun.

“Kirab budaya ini mencerminkan persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman. Kita bertanggung jawab menjaga toleransi dan saling menghormati agar Sidoarjo tetap aman dan damai,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pelestarian budaya. Menurutnya, budaya mengajarkan nilai persatuan, membentuk jati diri, dan memperkuat karakter kebangsaan.

“Budaya menyatukan kita dalam keberagaman. Kegiatan seperti ini menginspirasi generasi muda agar mencintai tradisi dan menjaga kerukunan umat di Sidoarjo,” tambahnya.

Harapan Menjadi Agenda Tahunan

Bupati Subandi mendorong agar Kirab Ritual dan Budaya masuk dalam agenda rutin tahunan Kabupaten Sidoarjo. Ia menginstruksikan DPRD, terutama dari Dapil 4, untuk mengawal dan mendukung keberlanjutan kegiatan serupa.

Ia menutup sambutan dengan harapan agar masyarakat tetap guyub, meningkatkan toleransi, serta bersama membangun Sidoarjo yang damai dan penuh persaudaraan melalui pelestarian budaya yang berkesinambungan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.