KawalBersama News, Sidoarjo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo sedang merancang pembangunan dua fasilitas layanan kesehatan baru untuk mengatasi keterbatasan jumlah puskesmas. Pihak dinas berencana merealisasikan proyek ini pada tahun 2026 setelah menyelesaikan kajian lokasi dan kebutuhan lapangan.
Prioritas Wilayah Padat Penduduk
Kepala Dinkes Sidoarjo, Lakshmie Herawati Yuantina, saat ini memetakan sembilan kecamatan yang membutuhkan penambahan fasilitas. Pihak Dinkes menempatkan Kecamatan Taman, Candi, Sukodono, dan Waru sebagai prioritas utama karena memiliki kepadatan penduduk yang sangat tinggi.
Mengejar Rasio Ideal Pelayanan
Lakshmie menjelaskan bahwa Dinkes merujuk pada Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 yang menetapkan standar ideal satu puskesmas untuk maksimal 30.000 penduduk. Saat ini, rasio layanan di beberapa wilayah masih timpang:
- Kecamatan Taman: Dua puskesmas melayani 200.000 jiwa.
- Kecamatan Waru: Tiga puskesmas melayani 195.000 jiwa (ideal harus memiliki enam puskesmas).
- Kecamatan Candi & Sukodono: Jumlah fasilitas belum sebanding dengan total penduduk yang mencapai ratusan ribu jiwa.
Anggaran dan Lokasi Alternatif
Dinkes menyiapkan lokasi alternatif di Kecamatan Sidoarjo Kota, Buduran, Sedati, Gedangan, dan Krian jika wilayah prioritas terkendala lahan. Pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran sekitar Rp 8 miliar untuk membangun satu unit puskesmas baru.












