Diduga Jatah MBG Murid TK di Sidoarjo Tidak Sesuai, Orang Tua Murid Laporkan ke Kader PSI

oleh -225 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo(13/03/2026)- Beberapa orang tua murid melaporkan dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Simogirang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Laporan tersebut disampaikan kepada Bro Hatta, kader Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Sidoarjo.Menurut keterangan para orang tua murid, terdapat siswa yang tidak mendapatkan jatah MBG sebagaimana mestinya. Saat hal tersebut ditanyakan kepada pihak sekolah, guru menyampaikan bahwa jatah makanan tersebut telah dikembalikan ke dapur MBG.

banner 336x280

Namun berdasarkan informasi yang disampaikan para orang tua murid, makanan tersebut diduga tidak benar-benar dikembalikan ke dapur, melainkan diambil oleh oknum guru dan dibawa pulang.

Para orang tua murid juga menyampaikan bahwa apabila ada siswa yang tidak masuk sekolah, jatah MBG yang seharusnya tidak dibagikan juga diduga dibawa pulang oleh guru.

Selain itu, orang tua murid juga menyampaikan bahwa untuk rapel MBG selama 8 hari, siswa menerima paket makanan berupa:1 buah pir, 1 buah jeruk,1 buah apel, 4 buah kelengkeng,1 buah pisang,1 liter susu,1 bungkus roti tawar,1 bungkus biskuit Roma kelapa.

Paket makanan tersebut dinilai oleh para orang tua murid tidak sebanding dengan jatah MBG yang seharusnya diterima siswa untuk periode 8 hari.Dugaan tersebut diperkuat dengan bukti berupa video yang menunjukkan kondisi makanan yang diterima oleh siswa.

Menanggapi laporan tersebut, Bro Hatta mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di lingkungan sekolah.Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi anak dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Ia juga berharap pihak SPPG selaku penyedia layanan MBG dapat menjaga kualitas serta nilai gizi menu yang disajikan kepada siswa, sekaligus menjalankan program tersebut secara transparan dan akuntabel.

Lebih lanjut, Bro Hatta menyampaikan bahwa pihaknya akan meneruskan laporan tersebut kepada pihak BGN pusat agar dapat dilakukan sidak serta evaluasi langsung di lapangan.“Kami akan menyampaikan laporan ini kepada BGN pusat agar dapat dilakukan sidak, sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang ada serta melakukan evaluasi secara langsung terhadap pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut, terkhusus di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG diharapkan dapat menghindari segala bentuk praktik penyimpangan, termasuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), agar program yang diperuntukkan bagi pemenuhan gizi anak-anak benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh para siswa.

Menurutnya, pengawasan yang baik sangat penting agar cita-cita serta program yang digagas oleh Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui program MBG dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para siswa sebagai penerima manfaat program tersebut.(Bejo)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.