KawalBersama News, Jakarta – Perum Bulog menjamin ketersediaan pangan nasional tetap aman meski terjadi konflik di Timur Tengah dan ancaman El Nino ekstrem. Saat ini, stok beras nasional mencapai 4,23 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut stabilitas ini ditopang capaian swasembada pangan, sehingga gejolak global tidak berdampak signifikan pada pasokan dalam negeri. “Ya, betul sekali… kita bersyukur dengan swasembada pangan sehingga masalah pangan Indonesia tidak terlalu terdampak dengan masalah Timur Tengah,” ujarnya.
Dengan stok yang melimpah, Bulog optimistis kebutuhan masyarakat terpenuhi hingga akhir tahun, termasuk menghadapi potensi kekeringan panjang akibat El Nino. Selain beras, Bulog juga mengelola jagung dan mencatat stok minyak goreng sekitar 72.000 kiloliter per bulan.
Bulog menegaskan kondisi pangan tetap terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir.
“Jadi cukup aman terkendali. Jadi masyarakat tidak perlu bimbang,” kata Rizal.
Sementara itu, pemerintah menyebut Indonesia telah swasembada sembilan komoditas strategis sejak awal 2026, termasuk beras, gula, cabai, jagung, minyak goreng, hingga daging dan telur ayam.














