BNPM Sidoarjo Gelar Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

oleh -686 Dilihat
Para pengurus dan anggota BNPM Sidoarjo bersama tokoh masyarakat saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Daleman, Kecamatan Sidoarjo.
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo – Dewan Pimpinan Daerah Barisan Nasional Pemuda Madura (DPD BNPM) Kabupaten Sidoarjo menggelar pengajian shalawat Nabi Muhammad SAW untuk memperingati Maulid Nabi. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Daleman, Kecamatan Sidoarjo, dan menghadirkan suasana khidmat sekaligus meriah.

Ratusan jamaah, tokoh ulama, pengurus BNPM, serta masyarakat sekitar memenuhi lokasi acara. Hadroh Al Banjari yang dipimpin Mas Fatah, salah satu anggota BNPM Sidoarjo, melantunkan shalawat sehingga jamaah larut dalam kekhusyukan. Lantunan itu membuat peringatan kelahiran Rasulullah SAW semakin hidup dan penuh kebersamaan.

banner 336x280

Dr. KH. Sholeh Qosim, M.Si., Penasehat LAZISNU Jawa Timur, tampil sebagai penceramah utama. Ia menegaskan bahwa umat Islam wajib meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, BNPM harus berperan sebagai wadah yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan toleransi, dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

“BNPM tidak sekadar menjadi perkumpulan, tetapi harus hadir sebagai penguat nilai persaudaraan dan perekat bangsa,” ujar KH. Sholeh.

H. Hasbi Suaib, SH., selaku Dewan Penasehat DPP BNPM, dan Fauzan, Ketua DPD BNPM Sidoarjo, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan BNPM mempertegas komitmen organisasi ini untuk terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Para ulama yang hadir ikut menegaskan bahwa masyarakat Madura mampu berkontribusi positif di manapun berada. Mereka menepis stigma negatif yang kerap melekat dengan menunjukkan bahwa kegiatan sosial dan keagamaan justru menjadi bukti kontribusi nyata.

“Akhlak selalu harus didahulukan sebelum ilmu. Jika akhlak terjaga, kita bisa menjaga kehormatan diri sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan,” tegas seorang ulama.

Acara ditutup dengan doa bersama. Para jamaah memanjatkan harapan agar bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Sidoarjo, selalu mendapatkan keberkahan, kedamaian, dan persatuan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.