KawalBersama News, Sidoarjo, Jawa Timur – Tim Nasional Indonesia U-23 harus menelan pil pahit di laga perdana Grup J Kualifikasi Piala Asia. Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Rabu (3/9), Garuda Muda ditahan imbang tanpa gol oleh Laos. Hasil ini membuat langkah Indonesia menuju putaran final Piala Asia U-23 semakin berat.
Meski mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Timnas U-23 Indonesia gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol. Pertahanan rapat Laos terbukti sulit ditembus, memaksa pertandingan berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Situasi ini diperparah dengan hasil pertandingan lain di Grup J. Korea Selatan, yang menjadi saingan terberat Indonesia, berhasil meraih kemenangan telak 5-0 atas Makau pada sore yang sama. Kemenangan besar Korsel ini menempatkan mereka di puncak klasemen sementara Grup J dan memberikan tekanan lebih besar bagi Indonesia.
Kualifikasi Piala Asia U-23 hanya meloloskan 11 juara grup secara otomatis, sementara empat tim runner-up terbaik akan memperebutkan sisa tiket. Dengan hasil imbang melawan Laos dan kemenangan telak Korea Selatan, Indonesia kini harus berjuang lebih keras untuk mengamankan posisi di turnamen utama.
Selanjutnya, Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Makau pada Sabtu (6/9) pukul 19.30 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Garuda Muda untuk menjaga asa lolos ke putaran final Piala Asia U-23. Kemenangan dengan skor meyakinkan menjadi harga mati untuk memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang sebagai salah satu runner-up terbaik.(Isnur)













