Bupati Sidoarjo Tinjau Evakuasi dan Dapur Darurat di Ponpes Al-Khoziny Buduran

oleh -248 Dilihat
Bupati H. Subandi meninjau langsung dapur darurat untuk wali santri di Ponpes Al-Khoziny, Buduran.
banner 468x60

KawalBersama News, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, meninjau dapur darurat di belakang Kampus 2 Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, pada Selasa (30/9/2025). Pemkab Sidoarjo bersama Pemprov Jawa Timur mendirikan dapur darurat tersebut untuk melayani wali santri yang datang dari berbagai daerah setelah mushola tiga lantai di kompleks pesantren ambruk.

Sejak pagi, puluhan wali santri berdatangan memastikan kondisi anak-anak mereka. Mereka aktif mencari kabar sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga besar pesantren. Pemerintah menyalurkan makanan dan minuman melalui dapur darurat agar para wali santri tetap terlayani dengan baik sembari menunggu informasi terbaru.

banner 336x280

Kepedulian Pemerintah untuk Keluarga Korban

Bupati Subandi menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo memperhatikan penuh kebutuhan dasar keluarga korban. Ia memastikan setiap wali santri yang menunggu memperoleh makanan dan minuman layak. Dengan begitu, mereka bisa fokus menanti kabar dari tim evakuasi tanpa terbebani kebutuhan konsumsi.

Kehadiran dapur darurat mencerminkan sinergi nyata antara Pemkab Sidoarjo, Pemprov Jawa Timur, serta relawan. Pemerintah juga menempatkan petugas khusus untuk menjaga keamanan dan memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib.

Evakuasi Terus Berjalan Intensif

Hingga pukul 13.21 WIB, tim gabungan masih berjibaku mengevakuasi korban dari reruntuhan mushola. Basarnas, BPBD Kabupaten dan Provinsi, TNI, Polri, serta puluhan relawan bahu membahu menyingkirkan puing-puing. Tim evakuasi fokus pada beberapa titik reruntuhan karena dikhawatirkan masih ada santri terjebak di dalamnya.

Petugas mengoperasikan alat berat agar proses penyelamatan berlangsung lebih cepat. Relawan medis bersiaga memberikan pertolongan pertama kepada korban yang berhasil dievakuasi. Warga dan wali santri terus menunggu kabar di sekitar lokasi dengan penuh harap.

Relawan Kelola Dapur Darurat

Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo bersama Dinsos Jawa Timur memegang tanggung jawab penuh atas pengelolaan dapur darurat. Relawan dari Tagana, JRC, serta organisasi sosial lain ikut membantu. Mereka bekerja bergantian menyiapkan makanan hangat, air minum, hingga camilan untuk wali santri maupun tim penyelamat.

Puluhan bungkus nasi dan logistik lain terus tersalurkan setiap beberapa jam. Aktivitas dapur darurat ini membuat keluarga korban merasa lebih tenang karena pemerintah hadir memenuhi kebutuhan konsumsi mereka.

Harapan dari Bupati Subandi

Bupati Subandi berharap seluruh proses evakuasi berjalan lancar dan segera tuntas. Ia menyampaikan doa agar keluarga korban memperoleh ketabahan menghadapi musibah ini. Subandi menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mendampingi, membantu, serta memastikan penanganan berlangsung sebaik mungkin.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting tentang urgensi pengawasan ketat terhadap kelayakan bangunan pendidikan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.