Boyolali Berpotensi Produksi 313 Ribu Ton Vermikompos per Tahun, Gantikan Pupuk Kimia

oleh -530 Dilihat
banner 468x60

KawalBersama News, Jakarta – Kabupaten Boyolali menyimpan potensi besar dalam produksi vermicompost (vermikompos)—pupuk organik berkualitas tinggi hasil dari penguraian limbah organik oleh cacing tanah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Boyolali memiliki 144.899 ekor sapi, yang menghasilkan limbah kotoran sangat melimpah.

Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Wisnu Wijaya Adi Putra, menyebutkan bahwa rata-rata satu ekor sapi menghasilkan 20 kg kotoran per hari. Jika dikalkulasi, potensi limbah kotoran sapi mencapai 1 juta ton per tahun. “Dengan penyusutan kotoran menjadi vermikompos sekitar 40 persen, maka potensi produksi vermikompos Boyolali mencapai 313 ribu ton per tahun,” ujar Wisnu, Rabu (16/7/2025).

banner 336x280

Uji Kualitas dan Produksi Mandiri
Vermikompos produksi P4S Joyo Tentrem telah melalui uji laboratorium di Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM untuk mengetahui kandungan unsur hara makro dan mikro. Wisnu menjelaskan, produksi vermikompos mereka cukup untuk memenuhi kebutuhan kebun internal, dan sisanya dijual ke masyarakat umum. “Kami juga sedang mengembangkan pupuk cair dari air kencing sapi,” tambahnya.

Produksi vermikompos sendiri melibatkan cacing tanah seperti Eisenia fetida, Eudrillus eugeniae, dan Perionyx excavatus untuk menguraikan limbah organik, termasuk kotoran sapi, limbah dapur, serta limbah pertanian.

Keunggulan Vermikompos
Mengutip data Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, vermikompos memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan pupuk kimia, antara lain: Memulihkan komunitas mikroba tanah, termasuk pemfiksasi nitrogen dan pelarut fosfat. Menyediakan nutrisi makro dan mikro bagi tanaman.

Selain itu juga meningkatkan struktur tanah, aerasi, dan daya retensi air, mendorong pertumbuhan akar serta meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah, mengurangi kebutuhan pestisida dengan menekan patogen tanaman, dan mencegah erosi tanah dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Dengan manfaat ekologis dan ekonomis yang besar, vermikompos diyakini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi petani dalam menghadapi mahalnya harga pupuk kimia serta mendorong praktik pertanian berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.